Catatan / Sajak

Rindu ini Sederhana


lv-air

Bagaimana jika bunga-bunga berguguran diterkam angin,
tanpa sempat ia menyisakan kenangan keindahan pada gadis-gadis kecil yang berjalan di taman?
Jatuh luruh sia-sia..
Sementara kau tak kunjung memetiknya, menjadikan karangan indah penyejuk mata.

***

Tak ada yang lebih sabar kecuali semesta yang menunggu datangnya mentari pagi,
Setelah malam memerangkapnya dalam kegelapan.
Dan tak ada yang lebih arif selain pohon-pohon jati yang meranggas menggugurkan dedaunannya di musim kemarau,
Yang menantikan jatuhnya hujan dalam diam.
Sembari bermunajat dan mengarifinya dengan menggugurkan dedaunan, tanpa celah kerisauan.
Namun, adakah yang lebih berharap daripada hati-hati kecil nan damai,
Yang merindukan datangmu seperti bocah kecil merindukan pelangi selepas hujan?

***

Rindu ini sederhana…
Hanya untuk menunggu-mu.
Tanpa banyak kata.

-Dhuha, 22 Desember 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s