Cerpen

Suatu hari, Ketika Ada Peri Penebar Tawa

Peri-peri pemetik airmata kewalahan. Gua tempat tinggal mereka kini penuh dengan suara tangisan yang keluar dari kristal-kristal airmata. Setiap hari peri-peri itu telah hilir mudik ke dunia manusia. Memetik airmata dengan cawan-cawan kecil mereka. Airmata itu akan mengkristal di dalam cawan, dan mereka membawanya pulang ke gua. Tapi kini tak pernah usai airmata mengalir dari … Continue reading